TOP REKOMENDASI ITINERARY MAKANAN PEDAS DI MALANG

By: Admin
Tiga tahun terakhir ini, kuliner Kota Malang (Jawa Timur) sedang diramaikan dengan branding ke-setan-an. Maraknya segala jenis bisnis kuliner, membuat para pelakunya harus mampu memiliki strategi pemasaran yang bisa menunjukkan dimana letak keunggulan komparatif jenis-jenis kuliner yang mereka jual. sama seperti kota kuliner lain, kota Malang ini dengan cepatnya memberikan varian kuliner yang sangat beragam.

HARI 1

Satu lagi makanan dengan cita rasa pedas. Dengan pilihan level dari 37 - 41 derajat celcius, para pengunjung bisa memilih dari 0 hingga 40 cabai dalam mie yang di pesan. Selain pilihan level, rasa yang tersedia pun mempunyai nama yang unik. Dari Mie Sesuatu, Mie Selalu, hingga ke Mie Banget. Dinamakan Mie Jogging karena setelah memakan dengan banyaknya cabai yang ada, maka sensasi berkeringat seperti habis jogging pun dapat pengunjung rasakan.
 

Mie Tomcat merupakan salah satu sajian mie yang menggunakan level kepedasan lagi dalam hidangannya. Uniknya, level kepedasan disini dinamakan sesuai dengan dengan jenjang pendidikan di Indonesia. Dari level PAUD yang tanpa cabai hingga level Professor yang menggunakan 35 cabai.
 

 
HARI 2

Setan! Mungkin ini ungkapan yang ingin pemilik Mie Setan dikatakan oleh pengunjung setelah menyantap mie disini. Bagaimana tidak, dengan lima level kepedasan, di level 1 saja para pembeli sudah harus bisa merasakan pedasnya 12 cabai dalam satu porsi mie. Bayangkan jika Anda memesan level 5 yang menggunakan 60 cabai. Ada yang mengatakan bahwa disini bukan memakan mie pakai cabai, tetapi makan cabai pakai mie, saking banyaknya cabai di dalam seporsi mie. Namun, harga untuk tiap level disini sama. Sama-sama Rp 8.000, baik untuk yang level 1 hingga ke level 5. Murah bukan? Uniknya lagi, pelepas dahaga disini dinamakan dengan karakter dari dunia lain, sebut saja Es Pocong, Es Sundel Bolong, Es Kuntilanak, serta Es Tuyul.
 

Bakso Cak Kar yang punya menu andalan Bakso Mercon ini membuat pengunjung yang memakannya seperti berada di dalam sensasi medan perang. Karena isi bakso mercon adalah gilingan biji cabai yang pedasnya luar biasa, membuat panas serta deg-degan seperti berada di dalam medan perang. Selain bakso mercon, Bakso Cak Kar yang berlokasi tak jauh dari Candi Singosari ini pun memiliki bakso dengan isian lain, seperti keju, mata sapi, jamur, otak sapi, dan lainnya.
 

Sesuai dengan namanya, Ayam Bakar Lientang tentunya menyajikan menu utamanya yaitu ayam bakar. Aroma ayam bakar yang gurih serta mengugah selera pengunjung ketika memasuki tempat makan ini. Harga yang murah tak mengurangi kelezatan dari makanan yang disajikan. Selain ayam bakar, disini juga tersedia garang asem jeroan serta urap-urap yang dapat menemani ketika menyantap ayam bakar.
Sumber:
CeritaPerut Tiga tahun terakhir ini, kuliner Kota Malang (Jawa Timur) sedang diramaikan dengan branding ke-setan-an. Maraknya segala jenis bisnis kuliner, membuat para pelakunya harus mampu memiliki strategi pemasaran yang bisa menunjukkan dimana letak keunggulan komparatif jenis-jenis kuliner yang mereka jual. sama seperti kota kuliner lain, kota Malang ini dengan cepatnya memberikan varian kuliner yang sangat beragam. 4 Visit us on Google+
{{ comments:display entry_id=04 entry_key="storyposts:storypost" [module="storyposts"] }}
Fatal error: Call to a member function encode() on a non-object in /var/www/html/ceritaperut.com/system/cms/modules/comments/libraries/Comments.php on line 259