BEBERAPA CARA PENGOLAHAN SEAFOOD YANG BIASA KITA NIKMATI

By: Admin
Siapa sih yang ga suka dengan makanan laut? Memang sih tidak semua orang suka dengan makanan laut, karena diantaranya ada yang punya alergi ataupun memang tidak suka dengan  teksturnya. Tapi itu sepertinya hanya sedikit orang saja. Meskipun hidangan laut ini, khususnya ikan, sering dianggap memilki kandungan merkuri yang  tinggi, namun banyak orang tetap mencintai makanan ini.
 
Hidangan laut ini sangat tinggi akan protein, rendah lemak, sehingga merupakan sumber makanan yang sehat bagi jantung. Kebanyankan ikan dan kerang-kerangan akan terasa paling lezat jika dimasak dan disantap pada hari kita membelinya. Namun, tentu saja ikan yang kita beli tersebut harus sudah terbukti kesegarannya. Selain itu, kita juga perlu cermat dalam mengolahnya. Salah mengolah makanan ini, makan akan kehilangan gizinya.
 
Ada beberapa cara untuk mengolah seafood yang bisa kamu pilih dan mungkin sudah kamu ketahui, seperti yang dilansir dari Superindo.co.id berikut ini.
 
Dibakar
Membakar hidangan laut sebenarnya mudah saja, asalkan kita mengikuti aturan yang tepat. Kita bisa meminyaki terlebih dahulu alat pemanggangnya untuk menghindari daging menempel di pemanggangnya, dan menjaga agar nyala apinya berada dalam jarak sedang dari ikan (atau bahan makanan lainnya). Hindari juga menggunakan garpu untuk membalik daging, karena garpu bisa menyebabkan fillet ikan remuk dan kehilangan kelembabannya. Untuk menambahkan cita rasa kamu bisa menambahkan perasan lemon sesuai dengan selera.
 
Ditumis/digoreng
Menggoreng atau menumis secara singkat dapat mengeluarkan cita rasa hidangan laut dalam sekejap tanpa menutupi rasa asli dari daging tersebut. Kamu juga bisa membuat seafood itu menjadi lebih ringan dan empuk dengan menyiramnya dengan sedikit minyak zaitun dan bumbu-bumbu atau melapisinya dengan tepung roti yang kering. Setelah itu, goreng menjadi potongan hidangan kaya protein yang kering di luar, dan empuk di dalamnya.
 
Dipanggang
Untuk mengolah seafood dengan cara memanggang ini kita memang harus memiliki banyak waktu. Soalnya, pengolahan dengan cara memanggang mengharuskan kita untuk memasak daging dengan panas yang tepat. Kamu bisa menambahkan bumbu yang sesuai dengan selera kamu untuk menambahkan cita rasa pada seafood dan menjaganya agar tetap lembab dan empuk. Iris daging ikan tebal-tebal, termasuk untuk daging dengan kandungan lemak yang tinggi, agar daging tidak kering ketika dipanggang.
 
Direbus
Untuk pengolahan hidangan seafood yang satu ini butuh keahlian khusus nih guys. Kamu harus menjaga agar apinya tidak terlalu besar sehingga didihan air tidak terlalu besar, dan waktunya dibatasi. Jika tidak, daging akan menjadi keras. Ketika air rebusan berada dalam suhu yang pas dan dibumbui dengan benar, hasilnya adalah hidangan  dengan satu rasa. Kamu bisa merebus dengan air, anggur, atau kaldu juga bila diperlukan, hanya saja tidak terlalu asin. Dengan cara ini, kamu juga bisa memastikan hidangan tidak mengandung terlalu banyak lemak.
 
Dikukus
Selain sayuran, bahan makanan yang juga baik dimasak dengan cara dikukus adalah ikan. Kebanyakan ikan dapat dikukus seluruhnya, atau dibuat fillet lebih dulu. Bumbui ikan dengan ringan, lalu tetesi dengan lemon untuk menghilangkan amis.
 
Ikan kukus akan mempertahankan cita rasa dan kandungan gizi seperti asam lemak omega 3 yang ditemukan dalam semua makanan laut. Dengan mengukus, daging ikan tidak akan hancur selama proses memasak dalam food steamer. Bandingkan jika kita merebus, memanggang, menumis, atau memanaskan ikan dengan cara lain. Dapat dipastikan ikan akan kehilangan gizinya.
 
Nah, itulah beberapa cara pengolahan seafood yang baik dan mungkin sudah kamu ketahui. slain pemilihan seafood yang masih segar, cara pengolahan seafood yang baik juga menjadi kunci utama sebuah cita rasa seafood terasa lebih lezat. Nah, kira-kira pengolahan yang seperti apa sih yang kamu suka?
Sumber: admin
CeritaPerut Siapa sih yang ga suka dengan makanan laut? Memang sih tidak semua orang suka dengan makanan laut, karena diantaranya ada yang punya alergi ataupun memang tidak suka dengan  teksturnya. Tapi itu sepertinya hanya sedikit orang saja. Meskipun hidangan laut ini, khususnya ikan, sering dianggap memilki kandungan merkuri yang  tinggi, namun banyak orang tetap mencintai makanan ini. 4 Visit us on Google+
{{ comments:display entry_id=04 entry_key="storyposts:storypost" [module="storyposts"] }}
Fatal error: Call to a member function encode() on a non-object in /var/www/html/ceritaperut.com/system/cms/modules/comments/libraries/Comments.php on line 259